Masih Naik KRL, THB Jangan Dikembalikan

Written By Solution Anti Virus on Tuesday, August 27, 2013 | 11:38 AM






JAKARTA, KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengimbau penumpang KRL Commuter Line pengguna Tiket Harian Berjaminan (THB), jika masih sering menggunakan KRL untuk berkegiatan sehari-hari, maka THB tidak perlu dikembalikan.

"Dipakai saja seterusnya. Yang penting jangan sampai kartunya tidak terpakai sama sekali selama 7 hari," saran Kepala Humas Daops I PT KAI Sukendar Mulya di Jakarta, Selasa (27/8/2013).

Menurut Sukendar, sejauh ini mayoritas pengguna THB sudah mengerti dengan aturan pengguna THB. Sejauh ini, sejak diluncurkan pada Kamis (22/8/2013), sudah 400 ribu THB yang dijual ke pasaran. Namun, dari 400 ribu, masih ada sekitar 30 persen penumpang yang masih belum mengerti dan mengembalikan THB setelah turun dari kereta.

Kondisi ini, kata Sukendar, menyebabkan loket penuh antrean penumpang yang ingin mengembalikan tiket sehingga menghambat penumpang yang ingin membeli tiket. "Hanya 30 persen yang balikin, padahal besoknya mau naik KRL lagi. Ini yang kita harapkan beberapa saat ke depan tidak terjadi lagi," harapnya.

THB merupakan tiket berjaminan Rp 5.000. Di sistem baru ini, penumpang tetap membayar biaya Rp 2.000 per 5 stasiun pertama, kemudian Rp 500 setiap tiga stasiun berikutnya. Namun, ditambah dengan Rp 5.000 sebagai uang jaminan.

Uang jaminan nantinya dapat diambil di stasiun tujuan. Namun, penumpang diberikan kelonggaran bahwa jika tidak diambil pada hari penggunaan THB, uang jaminan masih dapat diambil maksimal dalam tujuh hari ke depan.

Selama tujuh hari, penumpang yang belum mengambil uang jaminannya masih dapat membeli THB tanpa harus membayar lagi uang jaminan lagi. Dan jika THB selalu digunakan, maka masa kelonggaran pengambilan uang jaminan akan diperpanjang lagi tujuh hari ke depannya, terhitung dari hari penggunaan kartu.

"THB dipakai dan dibeli hari Senin, maka uang Rp 5.000 bisa baru diambil hari Senin depannya. Tapi jika sebelum hari Senin, misalnya pas hari Rabunya THB sudah digunakan lagi, maka waktu refund diperpanjang hari Rabu depannya. Begitu seterusnya," jelas Manager Komunikasi PT KCJ Eva Chairunnisa.

Pemberlakuan THB dimulai karena 800.000 tiket Single-Trip, pasca-diluncurkan per 1 Juli 2013. Akibat hilangnya 800.000 tiket tersebut, PT KAI merugi hingga Rp 3 Miliar.

Untuk penumpang KRL yang tidak mau menggunakan tiket berjaminan seperti THB, maka dapat menggunakan tiket Multi-Trip yang menggunakan sistem saldo. Dengan sistem tiket saldo ini, penumpang tak perlu lagi membeli tiket di depan loket, tetapi tinggal masuk ke gerbang elektronik dengan melakukan tapping. Nantinya saldo akan berkurang sesuai penggunaan tiket.

Adapun isi ulang tiket Multi-Trip tersedia di seluruh stasiun KRL se-Jabodetabek. Kartu perdana Multi-Trip dijual seharga Rp 20.000. Isi ulang kartu menyediakan beberapa nominal harga mulai dari Rp 5.000, Rp 10.000, Rp 20.000, Rp 50.000 dan dapat diisi sampai saldo maksimal sebesar Rp 1 Juta.




Editor : Ana Shofiana Syatiri
















Anda sedang membaca artikel tentang

Masih Naik KRL, THB Jangan Dikembalikan

Dengan url

http://motorcycleinnovation.blogspot.com/2013/08/masih-naik-krl-thb-jangan-dikembalikan.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Masih Naik KRL, THB Jangan Dikembalikan

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Masih Naik KRL, THB Jangan Dikembalikan

sebagai sumbernya

0 komentar:

Post a Comment

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger