Powered by Blogger.

Popular Posts Today

Seleksi Terbuka Lurah dan Camat Remi Dibuka

Written By Solution Anti Virus on Monday, April 8, 2013 | 11:37 AM




Lelang Jabatan


Seleksi Terbuka Lurah dan Camat Remi Dibuka





Penulis : Fransisca Romana Ninik | Senin, 8 April 2013 | 11:29 WIB













KOMPAS.com/Indra Akuntono


Banner sistem seleksi dan promosi terbuka, atau lebih dikenal dengan lelang jabatan lurah dan camat di Provinsi DKI Jakarta. Pendaftaran dibuka mulai 8-22 April 2013.




TERKAIT:





JAKARTA, KOMPAS.com- Seleksi terbuka jabatan lurah dan camat DKI Jakarta resmi dibuka, Senin (8/4/2013) pukul 10.00 ini. Peserta seleksi bisa mendaftar melalui laman jakgov.jakarta.go.id. Begitu mengklik tautan tersebut, peserta langsung disambut dengan aplikasi untuk pendaftaran.


"Bagi Anda yang telah memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku, silakan Anda registrasi pada tahap ini." Demikian tertulis pada halaman awal.


Peserta cukup log in ke sistem memasukkan nomor induk pegawai (NIP) dan nomor registrasi kepegawaian (NRK) sesuai data kepegawaian yang tercatat saat ini di Pemprov DKI Jakarta. Jika data tidak valid, sistem akan menolak.


Di bagian bawah terdapat ketentuan pendaftaran, syarat dan ketentuan peserta, beserta kontak personal jika peserta ingin bertanya. Proses selanjutnya akan diumumkan kepada peserta melalui laman tersebut.


Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta I Made Karmayoga mengatakan, seleksi terbuka akan memanfaatkan laboratorium di sekolah-sekolah sesuai domisili peserta sehingga mereka tidak perlu jauh-jauh ke wilayah lain untuk mendaftar.


Pendaftaran dibuka mulai 8 April sampai 22 April. Proses seleksi terbuka jabatan berlangsung selama dua bulan. Peserta yang lolos sampai tahap akhir akan dilantik pada 21 Juni sebelum hari ulang tahun kota Jakarta.






Editor :


Marcus Suprihadi















11:37 AM | 0 komentar | Read More

Marquez Bangga Bisa Naik Podium




Marquez Bangga Bisa Naik Podium





Penulis : Aloysius Gonsaga AE | Senin, 8 April 2013 | 09:23 WIB













LOSAIL, KOMPAS.com - Marc Marquez mengatakan dirinya sudah berusaha memberikan segalanya untuk membendung Valentino Rossi pada seri pembuka MotoGP 2013 di Sirkuit Losail, Qatar, Minggu (7/4/2013) malam waktu setempat atau Senin (8/4) dini hari waktu Indonesia. Akan tetapi, Rossi lebih tangguh sehingga bisa mengalahkannya.


Meskipun demikian, Marquez, yang menguasai latihan bebas kedua dan ketiga, merasa senang dengan pencapaiannya. Pasalnya, dalam debut di MotoGP, pebalap Repsol Honda ini bisa naik podium setelah finis di urutan ketiga.


Start dari posisi keenam, juara bertahan Moto2 ini sempat melorot ke urutan ke-delapan di tikungan pertama. Tetapi pebalap berusia 20 tahun ini bisa merangsek ke depan untuk menembus posisi kedua, setelah lebih dulu mengalahkan rekan setimnya, Dani Pedrosa.


Dua lap terakhir, Marquez terlibat duel seru dengan Rossi, yang kompetitif lagi setelah kembali membesut Yamaha YZR-M1. Setelah disalip, Marquez kembali menyodok Rossi di lintasan lurus, tetapi dia kembali harus mengakui kematangan dan kehebatan Rossi, yang memenangi pertarungan di tikungan.


Marquez finis di belakang duo Yamaha, Jorge Lorenzo yang begitu dominan, serta Rossi. "Saya berusaha bertarung dengannya tetapi dia sangat berpengalaman. Saya bisa melihat itu dari bagaimana dia menunggang motor," ujar Marquez. "Saya sudah berusaha keras, dan pada akhirnya mimpi jadi nyata untuk berada di sini bersama dua orang ini."


Marquez menambahkan, dirinya dengan cepat belajar bahwa tak boleh kendor di kelas premier. "Saya memulai dengan 100 persen dan saya finis 100 persen. Tak santai," jelas pebalap Spanyol ini. "Sebelum balapan saya agak gugup. Hari pertama di MotoGP tak pernah mudah. Kemudian saya melihat bagaimana pentingnya di awal lomba dan di lap pertama untuk agresif dengan para pebalap lain."



















11:30 AM | 0 komentar | Read More

DPR Desak Pemerintah Konfirmasi Penjualan Blitz Megaplex


Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mendesak pemerintah untuk mengkonfirmasi dugaan penjualan Blitz Megaplex ke perusahaan asal Korea, CJ CGV. Sebab, bioskop merupakan sektor usaha yang tidak boleh dimasuki modal asing sesuai Daftar Negatif Investasi (DNI) yang berlaku saat ini.


"Kalau terbukti, maka harus ada sanksi tegas, karena bioskop masih masuk dalam DNI," ujar Anggota Komisi X DPR RI, Deddy Gumelar di Jakarta, Senin (8/4).


Sebagaimana diketahui, pekan lalu beredar kabar jika Blitz Megaplex disinyalir telah dijual ke konglomerat hiburan asal Korea Selatan, CJ CGV. Hal itu tampak dari adanya perombakan direksi Blitz.


Saat ini mayoritas kursi direksi, termasuk COO dan CFO, diisi ekspatriat asal Korea. Bahkan CEO Blitz yang baru adalah mantan Chief Representative di CJ CGV Greater China. Selain itu, sejak akhir 2012, sudah masuk sembilan orang Korea ke manajemen Blitz.


Deddy menyampaikan, pemerintah tidak pernah mencabut Peraturan Presiden (Perpres) 36/ 2010, sehingga belum mengeluarkan bioskop dari DNI.


"Berarti, pemerintah tidak melepas gedung bioskop, yang merupakan rumah budaya, kepada investor asing. Kalau benar Blitz dijual kepada investor Korea, itu jelas pelanggaran. Mestinya pembelian tersebut harus seizin Mendag, BKPM dan Kemenparekraf," tegas politisi yang akrab disapa Miing tersebut.


Menurutnya, dari awal DPR sudah memberikan peringatan kepada Kemenparekraf, BKPM, dan lembaga terkait agar tidak mengluarkan izin bagi masuknya modal asing di wilayah bioskop dan kebudayaan. Sebab, bioskop merupakan rumah budaya dan sektor yang unik, karena itu perlakuannya pun berbeda dengan sektor lainnya, dan tidak boleh dimasuki pemodal asing.


"Artinya, jika Blitz telah menjual bioskopnya kepada CJ CGV, maka film Korea dipastikan menguasai pangsa pasar Indonesia dan film Indonesia akan tersisihkan di rumahnya sendiri. Bagaimana menolong Hanung Bramantyo dan sineas lainnya?" ujar politisi PDIP tersebut.


Selain itu, lanjut Deddy, yang paling berbahaya adalah efek film tersebut yang bisa mendoktrin remaja sehingga bisa meniru budaya negeri gingseng dan meninggalkan budaya Indonesia.


Saat ini saja, menurut dia, fenomena Gangnam Style dan film Korea menimbulkan trend dan budaya baru bagi remaja Indonesia. "Sedihnya, para remaja kita lebih bangga mengekspresikan budaya Korea daripada budaya sendiri," kata Deddy.


Ditegaskannya, membeli Blitz tidak memberikan keuntungan signifikan bagi Korea. Namun, menurut Deddy, itu bukanlah tujuan utama.


"Tujuannya adalah invasi budaya, sehingga berbagai produk, budaya, dan segala hal yang berbau Korea laku di negeri ini. Sebenarnya berapa sih marjin keuntungan Korea sehinggga membeli Blitz? Tidak seberapa untungnya. Tapi ini menguntungkan bagi Korea dan merugikan Indonesia. Korea tahu Indonesia tidak punya strategi kebudayaan, sehingga Korea masuk," pungkasnya.


Sementara itu, Anggota Komisi X DPR RI Abdul Hakam Naja mengatakan, penegakan aturan harus menjadi dilakukan. "Aturan harus ditegakkan, karena masuk daftar DNI, BKPM harus ambil tindakan dan tegas menegakkan aturan. Kalau langgar aturan, itu tidak bisa," tegas politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu.


Menurutnya, penanaman modal asing harus mendapat persetujuan dari BKPM, yang sampai saat ini belum mengeluarkan bioskop dari DNI. Dia membenarkan, sudah lama Blitz mengalami kesulitan dana untuk mengembangkan usaha perbioskopan tanah air.


Blitz sudah menawarkan kepada sejumlah perusahaan di dalam negeri, tapi tidak ada yang mau mengakuisisi. "Tapi kalau sekarang menabrak aturan, itu tidak bisa ditolerir," katanya.


11:21 AM | 0 komentar | Read More

Pantaskah Sebelas Anggota Kopassus Disebut Ksatria


JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyebut sebelas anggota Kopassus pelaku penyerangan dan penembakan terhadap empat tahanan LP Cebongan, Sleman sebagai ksatria. Ungkapan tersebut disampaikan Presiden setelah Tim Investigasi TNI AD menyampaikan hasil penyelidikan penyerangan LP Cebongan dan menyatakan bahwa peristiwa itu melibatkan 11 anggota Kopassus. Menurut Presiden, pengakuan para prajurit itu menunjukkan sikap yang ksatria.

Anggota Komisi I dari Fraksi Partai Golkar Nurul Arifin mempertanyakan label "ksatria" yang disampaikan Presiden untuk 11 anggota Kopassus itu. Menurut Nurul, seseorang bisa disebut ksatria bukan hanya karena mengakui kesalahannya, tetapi juga menegakkan kebenaran.

"Menjadi ksatria tidak cukup dengan mengakui kesalahan. Dia juga harus menegakkan kebenaran dan bertanggung jawab, adil, selalu siap berkorban untuk tegaknya kebenaran dan keadilan," ujar Nurul saat dihubungi Senin (8/4/2013).

Nurul menilai kata "ksatria" memiliki makna yang agung. Makna itu harus terintegrasi dalam jiwa. "Pertanyaannya apakah cukup layak label itu digunakan hanya untuk membunuh preman," kata Nurul.

Selain itu, ia juga mempertanyakan, aksi penyerangan yang dilakukan apakah dilandasi semangat memperjuangkan kepentingan rakyat dengan memberantas preman atau hanya karena balas dendam.

"Jika tindakan extra judicial dibenarkan, maka sesungguhnya negara ini sedang krisis hukum," katanya. 

Sebelumnya, Tim investigasi TNI Angkatan Darat mengungkapkan hasil temuannya bahwa 11 anggota Kopassus terlibat dalam kasus penyerangan LP Cebongan, Sleman, Yogyakarta beberapa waktu lalu. Di dalam peristiwa itu, empat orang tahanan tewas ditembak. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pun angkat bicara atas hasil temuan investigasi TNI tersebut. Presiden mengapresiasi para pelaku penyerangan itu. Para prajurit Komando Pasukan Khusus Grup II Kandang Menjangan, Kartasuran, Sukoharjo, Jawa Tengah, itu dinilai telah bersikap kesatria.

"Para prajurit tampil bertanggung jawab, kesatria, dan siap menerima sanksi hukum apa pun. Bagi saya itu melegakan, itu sifat kesatria, bertanggung jawab atas apa yang dilakukan. Itulah prajurit sejati yang harus ditunjukkan kepada seluruh rakyat Indonesia," kata Presiden di Istana, Jumat (5/4/2013) lalu.

SBY menilai penyerangan Cebongan merupakan bentuk semangat korsa dari prajurit TNI. "Ada perilaku dari sekelompok orang, di luar disebut kelompok preman, yang dengan sadis membunuh seorang bintara Kopassus TNI AD," katanya.

Meski demikian, SBY menilai tindakan para prajurit itu tak dapat dibenarkan.

Ikuti berita terkait dalam topik:
Anggota Kopassus Serang LP Cebongan






Editor :


Inggried Dwi Wedhaswary









11:12 AM | 0 komentar | Read More

Ini Strategi Shell Bersaing dengan Pertamina


KOMPAS.com - Direktur PT Shell Indonesia Sammy De Guzman mengatakan, pihaknya siap bersaing dengan perusahaan minyak dalam negeri, PT Pertamina Persero. Sejumlah strategi telah disiapkan untuk bisa memperbesar pangsa pasarnya di tanah air.


Shell baru menjajakan bisnisnya di Indonesia sejak 1 November 2005 lalu. Meski pangsa pasarnya masih kecil, Shell mengaku tidak gentar melawan Pertamina yang sudah menjadi raja bisnis minyak dan gas di negerinya sendiri.


"Kami tidak hanya menjual bensin. Tapi kami menjual inovasi teknologi yang terus kami tingkatkan. Ini akan menjadi nilai tambah (value added) bagi kami dan konsumen," kata Sammy kepada Kompas.com di Jakarta Jumat (5/4/2013).


Sammy mengatakan, konsumen Shell akan memiliki sisi kenyamanan yang berbeda dibandingkan saat berada di Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) lainnya. Saat berada di SPBU Shell, konsumen akan dibuat aman dan nyaman, tidak berbeda saat berada di halaman rumah mereka sendiri.


Ia menambahkan, Shell memiliki pengalaman tersendiri dalam memanjakan konsumennya. Dengan kondisi seperti itu, konsumen akan memiliki pengalaman tersendiri dan bisa membedakannya dengan yang lain, bahkan hingga dalam urusan harga. "Memang urusan harga itu penting. Tapi bagi kami, harga itu bukan terlalu yang utama," tambahnya.


Memang jika dibandingkan dengan harga bensin non subsidi milik Pertamina, terkadang harga bensin di Shell memiliki harga lebih tinggi, namun kadang bisa juga lebih murah. Sayang, Shell merahasiakan mekanisme pengaturan harga bensin tersebut saat menjualnya ke pasar.


Dalam urusan jumlah unit SPBU, Shell pun hanya memiliki 73 unit yang tersebar di Jakarta, Surabaya dan akan segera dibuka di Bandung. Jumlah unitnya tersebar 66 unit di Jakarta dan 7 unit di Surabaya. Sedangkan 1 unit akan dibuka segera di Bandung. "Ke depan, kami akan terus tambah jumlah unit SPBU seiring dengan pertambahan jumlah kendaraan di Indonesia. Kami akan menyisir lokasi-lokasi strategis dengan lalu lintas kendaraan yang tinggi," tambahnya.


Menariknya, meski pangsa pasar Shell di Indonesia baru sekitar 5 persen, Shell kini cukup dikenal oleh pengguna kendaraan di tanah air. Dengan menggandeng kerjasama dengan Ferrari, nama perusahaan Shell kian dikenal oleh masyarakat di tanah air.


"Pengguna SPBU kami kebanyakan merupakan pengendara sepeda motor dan kami ke depan akan fokus bekerjasama dengan klub-klub pengendara motor lainnya," tambahnya.






Editor :


Erlangga Djumena









11:06 AM | 0 komentar | Read More

Preman JCC Sehari Bisa Dapat Rp 500 Ribu

Written By Solution Anti Virus on Sunday, April 7, 2013 | 11:37 AM





Preman JCC Sehari Bisa Dapat Rp 500 Ribu





Minggu, 7 April 2013 | 11:30 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com - Tabroni adalah salah satu dari puluhan preman Parkit Timur Senayan yang diciduk petugas Resmob Polda Metro Jaya pada Jumat (5/4/2013) kemarin. Sehari, dia mengaku bisa mendapat Rp 500 ribu.

"Kalau saya jaga parkir di JCC, per motor saya minta Rp 2.000 per hari dapatnya tidak tentu, tergantung ramai tidaknya dan ada acara atau tidak di JCC," ucap Tabroni, beberapa waktu lalu.

Tabroni mengaku sudah tiga tahun menjaga parkir di tempat itu. Dan keuntungan yang didapatnya juga cukup menggiurkan.

Biasanya dalam sehari, lelaki asal Sukabumi ini bisa meraup uang antara Rp 40 ribu hingga Rp 500 ribu rupiah. Uang itu kemudian disetorkan kepada bosnya. Sementara upah yang didapat per harinya antara Rp 40 ribu hingga Rp 70 ribu.

"Lumayan sebulannya, kalau ramai sampai jutaan. Saya di sini sejak 2009, tadinya jualan minuman dan rokok tapi kena razia. Jadi, ya jaga parkir di sini," kata Tabroni.

Tabroni juga mengaku uang hasil upah parkirnya digunakan untuk biaya hidup. Meski begitu, dia membantah jika melakukan pemalakan terhadap para pengendara yang memarkirkan kendaraanya di JCC.







Editor :


Ana Shofiana Syatiri















11:37 AM | 0 komentar | Read More

Marquez Terpengaruh Insiden dengan Pedrosa




Marquez Terpengaruh Insiden dengan Pedrosa





Penulis : Aloysius Gonsaga AE | Minggu, 7 April 2013 | 10:24 WIB













LOSAIL, KOMPAS.com - Rookie MotoGP, Marc Marquez, mengaku terpengaruh insiden kecil dengan rekan setimnya di Repsol Honda, Dani Pedrosa. Akibatnya, dia tak maksimal dalam kualifikasi GP Qatar di Sirkuit Losail, Sabtu (6/4/2013) malam waktu setempat atau Minggu (7/4) dini hari waktu Indonesia.


Marquez, yang hanya menempati posisi keenam dalam debutnya di kualifikasi kelas premier, sangat dekat dengan Pedrosa saat Q2 tersisa tak lebih dari lima menit. Waktu itu, dia menggeber RC213V tunggangannya dengan sangat kencang.


Pedrosa, yang tak menyadari kehadiran Marquez, masih bertahan di garis balapannya ketika pebalap muda Spanyol itu berusaha menyalipnya. Ini mengakibatkan pasangan tersebut nyaris bersenggolan.


Setelah itu, Marquez kehilangan momentum. Juara dunia Moto2 2012 ini pun tak terlalu mempermasalahkan kejadian tersebut.


"Saya berada di jalurku dan dia memangkas sedikit jarak," ujar Marquez.


"Saya pikir dia tak menyangka saya begitu dekat. Bagiku itu bukan masalah. Di TV semua orang mengatakan kepadaku bahwa jaraknya begitu dekat, tetapi dari motor itu tak terlalu buruk."


Seperti halnya Marquez, Pedrosa menghabiskan sebagian besar sesi tersebut berada di luar posisi enam besar. Tetapi pada lap terakhir, dia membuat perubahan besar sehingga bisa menemus posisi ketiga. Pedrosa berada di belakang duo Yamaha, yaitu juara dunia Jorge Lorenzo dan Cal Crutchlow (Tech 3). Pedrosa mengatakan:


"Kami berdua bersama-sama tetapi kemudian saya membuat lap cepat untuk memastikan saya berada dalam kecepatanku."


"Namun dia masih di sana dan di tikungan saya masuk dari sisi dalam dan saya tidak terlalu cepat. Saya tak mengira dia di sana." (Autosport)






Editor :


Ana Shofiana Syatiri
















11:30 AM | 0 komentar | Read More

Wesley Snipes Dibebaskan dari Penjara


Jakarta - Bintang Hollywood, Wesley Snipes, telah dibebaskan dari penjara di Amerika Serikat, demikian lapor BBC, Sabtu (6/4). Ia dipenjara pada 2010 karena terbukti tidak membayar pajak.


Bintang film laga berusia 50 tahun itu dipenjara di Pennsylvania, AS karena tidak membayar pajak penghasilan. Ia kini berstatus sebagai tahanan rumah dalam empat bulan ke depan, hingga masa tahanannya yang harusnya berlangsung selama tiga tahun rampung.


Snipes membintangi sejumlah film laga, termasuk trilogi "Blade", yang bercerita tentang vampir.


Para jaksa di AS mengatakan Snipes dipenjara karena tidak membayar pajak penghasilan selama setidaknya sepuluh tahun. Ia menunggahk pajak sebesar jutaan dolar.


Belum diketahui lokasi ia tinggal selama masa tahanan rumah. Sebelum ditahan dia hidup di Orlando, Florida, AS.


11:21 AM | 0 komentar | Read More

Wiwin: Abraham Marah Besar





Wiwin: Abraham Marah Besar





Minggu, 7 April 2013 | 08:59 WIB









Wiwin: Abraham Marah BesarKOMPAS/ALIF ICHWANKetua Komite Etik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Anies Baswedan bersama anggotanya antara lain Abdullah Hehamahua, Abdurrahman Ruki, Abdul Mukti Fajar dan Bambang Widjojanto. Di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (3/4/2013), menggelar sidang terbuka dalam kasus pembocoran draf surat perintah penyidikan (Sprindik) atas tersangka Anas Urbaningrum, Sidang tersebut dihadiri pula pimpinan KPK, Busyro Muqoddas, Adnan Pandupraja, Abraham Samad dan Zulkarnain. Komite Etik KPK akhirnya mengeluarkan keputusan bahwa Ketua KPK Abraham Samad terbukti melakukan pelanggaran sedang kode etik terkait kasus kebocoran konsep sprindik kasus Anas Urbaningrum. Sanksinya, teguran tertulis.




JAKARTA, KOMPAS.com — Sekretaris pribadi Abraham Samad, Wiwin Suwandi, mengaku bahwa dia membocorkan draf sprindik atas nama Anas Urbaningrum atas inisiatifnya sendiri. Ketika Abraham mengetahuinya, Wiwin menyebut Ketua KPK itu marah besar.

Wiwin mengaku menghadap langsung ke Abraham saat bocornya sprindik tersebut ramai diberitakan media. Saat itu, kata dia, Abraham baru pulang dari luar negeri.

"Waktu itu saya sudah diperiksa Komite Etik. Saya akui sendiri, saya melakukan itu. Dan dia (Abraham) marah besar di situ," kata Wiwin saat ditemui Tribun Jakarta, beberapa waktu lalu.

Menurut Wiwin, saat itu Abraham juga kaget. "Dia cuma bilang, kamu laki-laki, kamu harus gentlemen. Kamu harus hadapi prosesnya. Saya tidak ditanya-tanya," ungkapnya.

Wiwin mengakui bahwa dirinya dan Abraham Samad adalah orang timur yang mempunyai karakter keras. Saat mengakui perbuatannya, Wiwin melihat bahasa tubuh Abraham Samad yang murka dan seolah hendak menamparnya.

"Kalau itu di tempat lain (di luar kantor KPK), mungkin dia akan menampar saya. Yang jelas, dia marah," ucapnya.

Wiwin sudah menduga sebelumnya bila Abraham Samad akan marah besar atas pengakuan dirinya itu. "Waktu saya menghadap dia, badan saya sudah gemetar. Enggak main-main itu, tapi dia tidak sampai menampar saya karena dia pun menghargai saya," akunya.

"Pak Abraham itu bukan tipikal orang yang suka ngomel, tapi kalau dia marah, jantung ini terasa mau copot, darah di muka bisa pucat," ucap Wiwin.

Akibat perbuatan Wiwin, Komite Etik KPK menganggap Abraham melakukan pelanggaran kode etik sedang. Dia dianggap lalai mengawasi sekretarisnya. Abraham mendapat sanksi berupa teguran tertulis, sedangkan Wiwin dipecat.






Editor :


Ana Shofiana Syatiri















11:12 AM | 0 komentar | Read More

15 Miliuner Dermawan Penyelamat Dunia


KOMPAS.com - Menjadi orang terkenal dan memiliki kekayaan melimpah tidak lantas membuat mereka sombong. Justru dengan kekayaannya, mereka bisa berbuat sesuatu untuk menyelamatkan dunia.


Inilah yang dilakukan oleh 15 orang miliuner dunia terhadap kekayaannya. Mereka tidak memboroskan kekayaan mereka untuk membeli mobil, rumah, pesawat atau bahkan membeli pulau untuk ditinggali atau bahkan disewakannya. Mereka ini justru memberikan puluhan hingga ratusan juta dollar AS untuk kemakmuran dunia.


1. Larry Ellison. Bos Oracle ini memang serba wah dalam kehidupannya. Selain memiliki mobil, rumah, pesawat terbang hingga memiliki Pulau Hawaii, Ellison ini memang orang dermawan. Dia memiliki yayasan Ellison Medical Foundation yang fokus menyembuhkan orang-orang dengan penyakit Alzheimer (lupa ingatan) dan arthritis (radang sendi). Yayasan ini memberikan sekitar 70 kali dana hibah. Tahun lalu saja, dia menghibahkan 46,5 juta dollar AS (hampir Rp 465 miliar).

2. Bill Gates. Melalui lembaga Bill and Melinda Gates Foundation, pendiri Microsoft ini telah mendonasikan sekitar 3,3 miliar kekayaannya (hampir Rp 32 triliun) untuk menyelesaikan masalah dunia seperti memberantas polio, program pengentasan kemiskinan hingga peningkatan dalam hal pendidikan bangsa. Ide gilanya, dia berani memberikan 100.000 dollar AS untuk siapa saja yang mampu membuat kondom agar orang-orang tertarik memakainya.

3. Paul Allen. Salah satu pendiri Microsoft ini juga memang dikenal sebagai orang yang memiliki gaya hidup mewah. Namun, dia telah mendonasikan setengah miliar dollar AS ke Allen Institute untuk penelitian tentang otak. Institusi tersebut akan mempelajari bagaimana otak bekerja dengan tujuan menyembuhkan penyakit Alzheimer. Tujuan akhir lembaga ini adalah mampu meniru otak manusia dan membangun mesin yang bisa melebihi kecerdasan manusia.

4. Peter Thiel. Pemilik perusahaan venture capital yang meraih sukses besar setelah IPO Facebook ini memiliki fokus untuk membiayai penelitian medis agar orang-orang bisa hidup sampai 150 tahun atau lebih. Melalui Thiel Foundation, pihaknya fokus pada proyek anti penuaan bahkan fokus pada yayasan yang melindungi wartawan dan yayasan yang terkait hak azasi manusia.

5. Laurene Powell Jobs. Istri dari mendiang pendiri Apple, Steve Jobs ini memiliki kekayaan sekitar 10,7 miliar dollar AS. Kekayaan itu diperoleh dari warisan suaminya saat memimpin Apple dulu. Meski, kekayaan Jobs sendiri di saham Disney bisa dua kali dibanding kekayaannya di Apple. Selama beberapa dekade, janda Steve Jobs ini menjadi advokat untuk reformasi imigrasi dan pendidikan. Dia juga memiliki organisasi nirlaba sejak 1997 yang mengurus dan membantu anak-anak miskin agar bisa sekolah hingga ke perguruan tinggi. Dia juga menjalankan yayasan Emerson Collective yang memberikan bantuan sosial kepada wirausaha dan pemimpin pendidikan. Serta mendukung organisasi nonprofit milik Ben Affleck, Eastern Congo Initiative.

6. Sergey Brin. Salah satu pendiri Google ini fokus mendonasikan kekayaannya untuk membantu menyembuhkan penyakit Parkinson (penyakit yang menimbulkan kerusakan saraf pada otak). Bersama istrinya, Anne Wojcicki, pasangan ini membuat blog tentang bagaimana ibunya memiliki penyakit Parkinson dan cara ibunya menyembuhkan penyakit gawat tersebut. Wojcicki juga mendirikan 23andMe yang fokus menguji genetik tentang penyakit Parkinson. Dia menyumbangkan sekitar 95 juta dollar AS kepada Michael J Fox Foundation untuk penelitian Parkinson. Pasangan ini juga mendonasikan 190 juta dollar AS untuk mendukung isu-isu sosial, hak azasi manusia hingga memiliki organisasi nirlaba yang melayani keluarga miskin di California Utara.

7. Jeff Bezos. Bos Amazon ini mendonasikan 10 juta dollar AS untuk pengembangan pusat inovasi di Museum Seattle. Dia dan istrinya juga mendonasikan 15 juta dollar AS ke Universitas Princeton untuk meneliti masalah otak dan memberikan 2,5 juta dollar AS untuk kampanye kesetaraan pernikahan. Selain fokus di bidang pendidikan, mereka ini juga fokus mendonasikan kekayaannya sekitar 10 juta dollar AS ke Seattle Fred Hutchinson Cancer Research Center.

8. Michael Dell. Pendiri perusahaan komputer Dell ini fokus menjalankan yayasan amal yang mendedikasikan untuk membantu anak-anak miskin perkotaan. Bersama istrinya, yayasan ini mendonasikan 50 juta dollar AS untuk sekolah kedokteran baru di Universitas Texas dan 10 juta dollar AS untuk program kesehatan masyarakat di kota Texas.

9. Marc Benioff. Bos Salesforce.com ini mendonasikan 100 juta dollar AS untuk 180 tempat tidur di Rumah Sakit Anak UCSF Benioff. Mereka juga mendukung badan amal tunawisma, terutama mereka yang membantu para ibu tunggal tunawisma. Benioff juga menciptakan model 1-1-1 untuk kegiatan filantropis. Model ini mengharuskan setiap perusahaan mau menyumbangkan sebagian prosentase keuntungan bisnis, saham dan waktu karyawannya untuk kegiatan nirlaba.

10. Dustin Moskovitz. Salah satu pendiri Facebook ini kini membangun perusahaan startup Asana yang ingin membebaskan dunia dari penyakit kemiskinan. Bersama yayasannya, Good Ventures, lembaga ini memberikan donasi dana yang direkomendasi oleh GiveWell, yayasan nirlaba yang dikelola pacarnya, seorang mantan reporter Wall Street Journal Cari Tuna. Good Ventures ini mendonasikan sekitar 4 juta dollar untuk memerangi masalah malaria, menyembuhkan penyakit cacing parasit dan isu-isu sosial seperti kampanye kesetaraan pernikahan.

11. Hasso Plattner. Pendiri SAP ini mendonasikan 35 juta dollar AS ke Institute of Design di Universitas Stanford. Dia juga memberi 265 juta dollar AS ke Hasso Plattner Institute yang fokus pada perusahaan desain perangkat lunak. Dia juga fokus membantu kegiatan yang berkaitan dengan penggalangan dana AIDS di seluruh dunia.

12. Mark Zuckerberg. Pendiri Facebook ini menyumbangkan 18 juta lembar saham Facebook atau senilai 500 juta dollar AS ke Yayasan Silicon Valley Community yang fokus masalah pendidikan dan kesehatan.

13. David Duffield. Salah satu pendiri WorkDay ini memiliki yayasan Maddies Funds yang fokus mendanai penelitian dan penampungan hewan hingga perawatannya.

14. Sheryl Sandberg. Salah satu direksi di Facebook ini memang tidak sesumbar soal donasi dananya. Bahkan dia juga dikabarkan menyumbangkan 429.184 saham di Facebook pada Desember lalu atau senilai 12 juta dollar AS pada saat ini. Namun, Sheryl enggan menjelaskan siapa penerima donasi kekayaannya itu. Dia juga fokus pada penyelesian masalah perempuan dan membantu kegiatan filantropis di Google.org.

15. Pierre Omidyar. Pendiri eBay ini memiliki yayasan bersama istrinya, HopeLab yang fokus mengembangkan teknologi untuk membantu anak-anak yang sakit kritis. Pasangan ini menyumbangkan 74,5 juta dollar AS pada 2011 untuk beragam kegiatan amal, hak azasi manusia dan membantu menghapus perbudakan di seluruh dunia. (businessinsider.com)






Editor :


Ana Shofiana Syatiri









11:06 AM | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger